Kartun: gambar lucu yang awalnya cuma sketsa
Kartun adalah gambar yang dibuat lucu atau disederhanakan, untuk hiburan atau menyindir; kata ini juga merujuk film animasi anak-anak.
Kartun adalah gambar yang menyederhanakan dan melebih-lebihkan tokoh atau keadaan, biasanya untuk memancing tawa. Banyak orang mengenalnya dari film animasi di televisi. Awalnya kartun bukan gambar lucu, melainkan sketsa kasar di atas kertas tebal.
- Gambar lucu atau satiris. *Kartun di koran itu menyindir macet.*
- Film animasi. *Anak-anak menonton kartun hari Minggu.*
- Tokoh bergambar. *Tokoh kartun itu dicintai penonton.*
Bentuk kata dan gabungan
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Dasar | kartun | gambar lucu atau satir |
| Pelaku | kartunis | pembuat kartun |
| Majemuk | kartun editorial | kartun yang menyindir berita |
| Majemuk | film kartun | film animasi |
| Majemuk | kartun strip | kartun bersambung beberapa kotak |
Kartun dalam kalimat
- Kartunis itu menggambar kritik sosial dengan jenaka.Kartunis adalah profesi.
- Adikku suka menonton kartun pagi hari.Percakapan sehari-hari.
- Kartun di surat kabar sering memuat kritik halus.Bahasa media.
Dari cartone menjadi kartun
Kata ini berasal dari bahasa Italia *cartone*, yang berarti kertas tebal. Seniman Renaisans memakai istilah itu untuk sketsa besar sebelum membuat lukisan dinding. Pada abad ke-19 majalah Inggris *Punch* memakainya untuk gambar sindiran, dan maknanya bergeser ke arah lucu. Kartun berbeda dari komik: komik biasanya bercerita lewat urutan gambar, sedangkan kartun bisa hanya satu panel. Hingga kini, kartunis tetap menjadi suara kritik yang paling ringan namun tajam, dan banyak surat kabar Indonesia masih memuat kartun di halaman opini setiap hari.
Apa bedanya kartun dan komik?
Kartun sering satu gambar dengan pesan singkat; komik menyusun banyak panel menjadi cerita.
Apakah kartun selalu untuk anak?
Tidak. Kartun editorial ditujukan bagi pembaca dewasa.