Fanatik: terlalu kuat meyakini sesuatu

Fanatik berarti teramat kuat keyakinan atau kecintaannya terhadap sesuatu, sehingga sulit menerima pendapat lain.

Fanatik menggambarkan sikap yang terlalu kuat terhadap suatu keyakinan, pandangan, atau kegemaran. Perbedaannya dengan sekadar setia terletak pada penolakan terhadap pendapat lain: orang fanatik sulit mendengar, apalagi mengalah. Kata ini dapat bernada netral dalam dunia hobi, misalnya penggemar tim sepak bola yang fanatik. Namun dalam urusan keyakinan dan politik, kata ini biasanya terdengar sebagai kritik.

Bentuk kata dan turunan

BentukKataContoh
Kata dasarfanatikPenggemar fanatik.
BendafanatismeFanatisme buta.
TerkaitpenggemarPenggemar setia.
LawantoleranSikap toleran.
TerkaitmilitanKelompok militan.

Contoh kalimat

Fanatik, setia, dan toleran

Kata fanatik berasal dari bahasa Latin *fanaticus*, yang semula berarti terilhami di kuil (*fanum*), yaitu orang yang kerasukan atau sangat bersemangat dalam ibadah. Maknanya kemudian bergeser menjadi semangat berlebihan. Dalam bahasa Indonesia, kata ini masuk lewat bahasa Belanda. Bedakan dengan setia, yang bernuansa positif, dan militan, yang menekankan kesiapan berjuang. Lawan sikap fanatik adalah toleran. Kamu bisa menggemari sesuatu dengan sepenuh hati tanpa memaksa orang lain mengikuti, seperti pemain dan penonton yang saling menghargai di lapangan.

Apakah fanatik selalu bermakna buruk?

Tidak selalu. Dalam hobi, kata ini sering hanya berarti sangat menyukai. Dalam keyakinan, maknanya cenderung negatif.

Apa bedanya fanatik dan penggemar?

Penggemar menyukai sesuatu; fanatik menyukainya begitu rupa hingga sulit menerima pandangan lain.

Sumber

WhatsAppXTelegramFacebook

Kata 7 huruf lainnya