Duit: kata santai untuk uang
Duit adalah kata santai untuk uang yang dipakai dalam percakapan sehari-hari, sedangkan uang lebih umum dan baku.
Duit adalah cara santai untuk menyebut uang. Kata ini berasal dari bahasa Belanda *duit*, nama koin kecil pada masa kolonial, yang kemudian meluas menjadi sebutan untuk uang pada umumnya. Kamu akan mendengarnya di pasar dan di antara teman, tetapi jarang dalam surat resmi.
- Uang (nomina, santai). *Aku lagi nggak punya duit.*
- Koin kecil (nomina, kuno). *Duit logam itu sudah tidak dipakai.*
- Modal atau biaya (nomina, santai). *Butuh duit banyak untuk proyek itu.*
Duit dan kata uang
| Kata | Ragam | Contoh |
|---|---|---|
| duit | santai | Duitnya sudah habis. |
| uang | umum dan baku | Uangnya sudah habis. |
| dana | resmi | Dana sekolah dikelola bendahara. |
| gaji | khusus | Gaji dibayar tiap bulan. |
| duit receh | santai | Ia mengumpulkan duit receh. |
Contoh dalam kalimat
- Duitnya sudah habis buat beli buku.Duit cocok untuk obrolan santai.
- Uang sekolah harus dibayar sebelum tanggal sepuluh.Dalam surat dan berita, uang lebih tepat.
- Kakek menyimpan duit receh dalam toples.Duit receh berarti uang logam atau pecahan kecil.
Duit, uang, dan ragam bahasa
Pemilihan antara duit dan uang bergantung pada suasana. Dalam percakapan dengan teman, duit terdengar akrab dan tidak salah. Dalam tulisan sekolah, surat, atau berita, gunakan uang atau dana. Pola serupa ada pada pasangan kata lain, misalnya *makan* dan *santap*, atau *rumah* dan *kediaman*. Mengenal ragam bahasa membantu kamu menyesuaikan kata dengan lawan bicara, sehingga tulisan terasa pantas di tempatnya masing-masing.
Apakah duit kata yang baku?
Duit termasuk ragam santai. Untuk tulisan resmi, pilih uang atau dana.
Dari mana kata duit berasal?
Dari bahasa Belanda duit, nama koin kecil pada masa lalu.