Bolong: kata gaul untuk sesuatu yang berlubang
Bolong adalah kata percakapan yang berarti berlubang atau ada celah kosong di bagian yang seharusnya utuh.
Dalam percakapan sehari-hari, kita mengatakan kaus kaki bolong tanpa berpikir panjang. Bolong adalah ragam santai, dan dalam tulisan resmi kata yang dipilih sebaiknya berlubang. Kata ini berhubungan dengan lubang, bentuk bakunya, dan sering salah ditukar dengan bolos, yang artinya sama sekali berbeda.
- Berlubang. *Kaus kakiku bolong.*
- Ada bagian yang kosong. *Jadwalnya masih bolong di hari Rabu.*
- Tidak lengkap. *Catatan kuliahnya bolong di beberapa halaman.*
Bolong dan kata yang mirip
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| bolong | dasar | ban bolong |
| bolong-bolong | penuh lubang | tembok bolong-bolong |
| membolongi | membuat lubang | membolongi kertas |
| dibolongi | pasif | dibolongi paku |
| bolos | tidak masuk (kata lain) | bolos sekolah |
| berlubang | bentuk baku | kantong berlubang |
Contoh dalam kalimat
- Kaus kaki kakak bolong di bagian tumit.Kalimat santai tentang pakaian.
- Jadwal rapat masih bolong, jadi kita bisa menambah sesi.Pemakaian kiasan untuk ruang waktu yang kosong.
- Pakaian yang berlubang perlu ditambal.Berlubang adalah bentuk baku yang setara dengan bolong.
Bolong, bolos, dan lubang
- Bolong berarti berlubang; bolos berarti tidak hadir tanpa izin.
- Huruf yang berbeda hanya sedikit, tetapi maknanya jauh berbeda.
- Dalam tulisan formal, pakai berlubang atau lubang.
- Kata bolong banyak dipakai di Jakarta dan Jawa, jadi kadang terdengar kurang formal di daerah lain.
- Jika kamu menulis esai, ganti dengan berlubang atau kosong agar sesuai dengan ragam tulis.
Apakah bolong baku?
Bolong adalah ragam percakapan. Dalam tulisan formal lebih baik berlubang.
Apa beda bolong dan bolos?
Bolong berarti berlubang, sedangkan bolos berarti tidak masuk sekolah atau kerja tanpa izin.