Balkon: serambi di lantai atas yang berasal dari bahasa Italia
Balkon adalah bagian bangunan yang menjorok keluar dari dinding di lantai atas, biasanya berpagar, untuk duduk atau menikmati pemandangan.
Balkon adalah tempat bersantai di lantai atas sebuah rumah atau gedung. Kata ini masuk lewat bahasa Belanda *balkon*, yang akarnya bahasa Italia *balcone*, dari kata Jermanik untuk balok kayu. Jadi balkon sejak awal adalah papan yang mencuat dari dinding.
- Bagian bangunan yang menjorok. *Ia menyiram tanaman di balkon.*
- Tempat duduk di lantai atas gedung pertunjukan. *Kami duduk di balkon bioskop.*
- Serambi berpagar. *Dari balkon, laut tampak jelas.*
Bentuk kata dan istilah
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Dasar | balkon | bagian menjorok di lantai atas |
| Gabungan | balkon kamar | menyatu dengan kamar tidur |
| Gabungan | balkon rumah | di lantai dua rumah |
| Gabungan | pagar balkon | penghalang pengaman |
| Lain | teras | bagian di lantai dasar |
Balkon dalam kalimat
- Pada sore hari kami minum teh di balkon.Kalimat sehari-hari.
- Pagar balkon itu terbuat dari besi.Bahasa bangunan.
- Penonton di balkon bertepuk tangan lebih dulu.Pemakaian di gedung pertunjukan.
Balkon, teras, dan beranda
Ketiga kata ini menunjuk ruang terbuka, tetapi letaknya berbeda. Teras berada di lantai dasar di depan rumah. Beranda adalah bagian depan yang beratap, sering dipakai menerima tamu. Balkon berada di lantai atas dan menjorok keluar. Di apartemen, balkon sering dipakai untuk menjemur pakaian atau menanam tanaman dalam pot. Pagar yang kokoh penting demi keselamatan anak-anak.
Apa beda balkon dan teras?
Balkon berada di lantai atas dan menjorok; teras berada di lantai dasar.
Dari bahasa apa balkon berasal?
Dari bahasa Belanda, yang mengambilnya dari bahasa Italia.