Aksen: logat bicara dan tanda pada huruf

Aksen adalah ciri lafal khas yang membedakan penutur dari satu daerah atau bahasa, dan juga tanda yang ditambahkan pada huruf. Kata ini diserap dari bahasa Belanda.

Kata aksen mengacu pada cara bunyi diucapkan atau ditandai. Aksen bukan kekurangan: ia adalah jejak halus dari tempat seseorang tumbuh dan belajar berbicara. Orang Indonesia sering membedakan aksen Jawa, Batak, atau Sunda dari cara mereka mengucapkan kalimat yang sama, dan logat menjadi kata yang berkerabat.

Bentuk kata dan istilah

BentukArtiContoh
aksenciri lafal; tanda hurufaksen Jawa
beraksenmemiliki aksen tertentuberbicara beraksen Batak
tanda aksendiakritik pada hurufĂ©, Ăš, ĂȘ
aksentuasipenekanan bunyiaksentuasi kata
logatgaya bicara daerahlogat Sunda

Aksen dalam kalimat

Aksen, logat, dan dialek

Ketiganya sering tertukar. Aksen terutama menyangkut bunyi. Logat mencakup bunyi dan lagu kalimat suatu daerah. Dialek lebih luas: ia mencakup kosakata dan tata bahasa varian suatu bahasa. Dalam bahasa Indonesia, kata aksen diserap dari Belanda *accent*; kata Belanda itu sendiri bermula dari bahasa Latin *accentus*. Kamus dan buku pelajaran kadang memakai tanda aksen untuk memperlihatkan bunyi e, yaitu pepet dan taling, yang dalam ejaan biasa ditulis sama dengan huruf e. Ketiganya berkaitan dengan bahasa.

Apa beda aksen dan logat?

Aksen lebih berkaitan dengan bunyi, sedangkan logat menyangkut keseluruhan cara bicara khas daerah, termasuk lagu kalimat.

Apakah aksen sama dengan dialek?

Tidak. Dialek mencakup kosakata dan tata bahasa, bukan hanya bunyi.

Sumber

WhatsAppXTelegramFacebook

Kata 5 huruf lainnya